Perkembangan batik Masa Kini

Hem Primissima Klasik Solo Lengan Pendek Akar

Batik naik daun dari waktu ke waktu. Batik sudah tidak lagi menjadi bahan yang hanya disimpan di dalam lemari dan hanya dikeluarkan jika akan dikenakan dalam acara-acara khusus. Ironisnya, ada sebagian dari masyarakat Indonesia yang menggunakan kain batik untuk selimut pada waktu tidur. Namun, sekarang banyak orang berburu batik untuk dipakai sebagai busana, baik busana santai (kasual) maupun busana untuk acara resmi. Akan tetapi, di Indonesia batik cenderung digunakan untuk acara resmi karena batik merupakan salah satu pakaian nasional Indonesia. Di Jawa rata-rata masyarakatnya menggunakan batik pada saat menghadiri acara pernikahan atau acara resmi lainnya.

Saat ini berbusana batik tidak seperti pada zaman dahulu yang harus mengikuti aturan-aturan pemakaian. Batik menjadi lebih bebas dikreasikan dalam bentuk apa pun. Batik bisa dijadikan busana yang dipakai sehari-hari maupun pada saat bepergian ke mana pun. Saat kita melihat batik pada masa sekarang kemudian menilik batik pada masa lalu, tampak banyak sekali perbedaannya. Saat ini batik lebih beragam. Keberagaman tersebut meliputi keberagaman motif batik yang semakin lama semakin berkembang, keberagaman warna batik yang semakin lama semakin menarik warnanya, serta keberagaman jenis bahan, teknik, dan desain busananya. Keberagaman motif batik sekarang sudah tidak terpaku pada bentuk-bentuk motif, isen, tata susunan, dan teknik seperti pada batik klasik. Batik masa kini perkembangannya sangat luas dan bebas, mulai dari pengembangan unsur motif klasik hingga pengolahan motif yang sangat ekspresif. Keberagaman motif ini sangat tergantung dari pencipta atau kreator batik tersebut. Motif batik bisa berupa pengayaan flora atau fauna secara bebas, sebuah cerita kehidupan sehari-hari masa sekarang atau masa lampau, bahkan bisa berupa motif abstrak.

Batik sekarang makin kaya warna. Dahulu teknik pewarnaan dilakukan secara alami menggunakan bahan~bahan alami. Batik sekarang sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat, karena mengikuti permintaan kebutuhan pasar yang semakin banyak. Pewarnaan batik sekarang bisa dilakukan dengan cara pewarnaan menggunakan zat warna sintetis dibantu oleh mesin yang canggih, tidak lagi menggunakan zat warna alami yang prosesnya sangat lama. Perkembangan proses pewarnaan yang menghasilkan beragam warna secara maksimal serta mampu menghasilkan warna senada menurut permintaan warna di pasar, terbukti menguntungkan para produsen batik. Bahan batik pada masa lalu berupa bahan katun atau mori, tetapi sekarang pengetahuan bahan dan aplikasi untuk bahan batik sudah sangat beragam. Selain katun mori, ada juga organdy, organdy chiffon, organdy sutra, sutra, sutra ATBM (bukan mesin), chiffon, chiffon sutra, denim, suede, dan masih banyak lagi. Bahkan, Carmanita berhasil mencipta batik dari bahan lycra.Hem Semi Sutra Lengan Panjang 1

Teknik membatik pun berkembang. Zaman dahulu teknik batik perintangan dengan malam dilakukan menggunakan berbagai macam canting. Dalam perkembangannya, tidak hanya canting saja yang digunakan. tetapi juga bisa menggunakan kuas. Selanjutnya, pewarnaannya tidak lagi hanya celup tetapi bisa dengan menggunakan air-brush atau dengan teknik colet. Pengembangan teknik yang tanpa batas ini akhirnya mampu mengembangkan berbagai efek dan tekstur dalam motif batik masa kini. Penggunaan batik sebagai busana pun berkembang. Busana yang tadinya menjadi kebutuhan sekunder, saat ini mengalami pergeseran menjadi kebutuhan tersier. Pergeseran ini terjadi karena busana mampu menjadi cerminan kepribadian dan citra diri pemakainya. Melalui busana, orang dapat menunjukkan jati dirinya, baik sifat dasar, status sosial, kemampuan ekonomi, dan lingkungan keberadaan. Desain busana batik saat ini sangat beragam. Hal ini sangat berbeda dengan masa lalu, di mana batik dalam busana hanya digunakan sebagai rok panjang dengan wiron. Sekarang busana batik bisa dirancang sedemikian rupa sehingga batik mampu eksis dalam segala suasana. Batik dapat dijadikan pilihan sebagai media untuk mengekspresikan diri dan sarana untuk berbusana. Dalam hal ini batik dapat dikreasikan untuk dipakai sebagai busana dengan teknik lilit tanpa memotong lembaran kainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: