Jangan Sembarang, Ini Cara Membersihkan Telinga Anak yang Benar

Capture

Liang telinga memiliki kulit yang memiliki kelenjar serumen dan rambut di bagian luar, disinilah kotoran telinga di produksi. Kotoran telinga ini memiliki karakteristik yang berbeda pada setiap individu, ada yang kering ada yang basah dengan tingkat produktivitas yang berbeda-beda pula.

Kotoran telinga memiliki kemampuan untuk bergerak menuju keluar walaupun tanpa dikorek, melalui epitelialisasi, gerakan mengunyah dan menguap, serta penguapan udara.

Walaupun pada beberapa individu dengan produksi berlebih dan bentuk liang telinga yang sempit dan berbelok pembersihan kadang tidak maksimal dan kotoran menumpuk.

Pada anak terutama bayi, hal ini sulit terjadi karena gerakan mengunyah yang belum aktif, sehingga kotoran memang cenderung menumpuk.

Ketika orang tua ingin membersihkan telinga anak, hal yang harus diperhatikan adalah :

– Panjang telinga anak kurang dari 2 cm

– Diameter liang telinga anak kurang dari 1 cm

– Kulit telinga anak tipis dan juga memilii rambut

– Gerakan mengunyah pada anak belum aktif

– Anak belum dapat mengeluhkan rasa tidak nyaman atau tersumbat pada telinganya

– Anak memiliki refleks untuk menghindar dan cenderung rewel saat mengalami hal yang tidak nyaman

– Sehingga pada saat membersihkan telinga, ibu harus mengerti benar bagaimana cara membersihkan yang benar agar tidak melukai.

Berikut kiat membersihkan telinga untuk anak,menurut dr. Yadita Wira Pasra, Sp. THT-KL, yang dikutip melalui klikdokter.com:

1. Pastikan anak tenang atau dipegangi dengan baik agar pada saat membersihkan tidak bergerak.

2. Gunakan lampu, agar ibu dapat melihat dengan jelas apa yang ibu akan bersihkan

3. Gunakan alat membersihkan telinga yang benar, bila menggunakan kapas lidi, maka pastikan ukuran sesuai dan kapas tidak mudah lepas dari aplikatornya. Jangan menggunakan peralatan tajam, karena pada saat anak begerak dan cenderung tidak tenang saat dibersihkan maka risiko melukai liang dan gendang telinga sangat besar.

4. Jangan memasukan pembersih sampai ujungnya tidak terlihat karena justru akan mendorong kotoran lebih dalam

5. Tidak perlu menggunakan minyak berlebihan kecuali kotorannya memang sangat keras, dan bila tidak berhasil, jangan dipaksakan

7. Tidak perlu membersihkan telinga anak setiap hari, 1-2 kali seminggu cukup

8. Keringkan telinga anak sesudah mandi dengan handuk

9. Periksakan 6 bulan sekali ke dokter THT

Semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: